Antropologi Sosial merupakan sebuah disiplin ilmu di bidang ilmu sosial yang mempelajari manusia dalam segala aspeknya, baik secara individu maupun dalam konteks kelompok sosial. Antropologi sosial berfokus pada pemahaman tentang budaya, struktur sosial, interaksi sosial, dan perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat.
Keahlian
Memahami tentang berbagai aspek budaya manusia, termasuk nilai-nilai, norma-norma, sistem sosial, struktur keluarga, dan agama.
Mampu merancang dan melaksanakan penelitian untuk memahami dinamika sosial dan budaya dalam masyarakat.
Memiliki kemampuan dalam mengidentifikasi pola-pola sosial, perbedaan budaya, konflik, dan interaksi antara kelompok-kelompok.
Dapat mengkomunikasikan temuan penelitian secara efektif kepada berbagai pemangku kepentingan dan masyarakat umum.
Mampu menjadi pengamat yang cermat terhadap perilaku manusia dan mampu memahami perspektif orang lain dengan empati.
Memiliki keterampilan organisasi yang baik dan dapat mengelola proyek dengan efisien.
Mata kuliah yang dipelajari
Beberapa mata kuliah yang akan dijumpai dalam program studi Antropologi Sosial adalah Filsafat Ilmu Sosial, Pengantar Sosiologi, Metode Penelitian Sosial, Paleoantropologi, Pengantar Antropologi, Pengantar Arkeologi, Antropologi Agama, Antropologi Ekologi, Antropologi Ekonomi, Antropologi Gender dan Seksualitas, Antropologi Globalisasi, Antropologi Hukum, Antropologi Kesehatan, Antropologi Kependudukan, Etnofotografi dan Sinematografi, Etnografi Indonesia
Gelar
S1 - Sarjana
Setelah menempuh pendidikan selama 8 semester, lulusan dari prodi Antropologi Sosial, yaitu Sarjana Antropologi (S.Ant)
Prospek Kerja
Ahli Antropologi
Meneliti, mengevaluasi, dan menetapkan kebijakan publik mengenai asal usul manusia; fisik, sosial, bahasa, dan perkembangan budayanya; perilakunya, serta budaya, organisasi, dan institusi yang telah mereka ciptakan.
Juru Arsip
Menilai, mengedit, dan mengarahkan pengamanan arsip permanen dan dokumen bernilai sejarah. Ikut serta dalam kegiatan riset berdasarkan bahan arsip.
Dosen Ilmu Politik
Mengajar studi yang berkaitan dengan bidang ilmu politik, urusan internasional, dan hubungan internasional kepada siswa sekolah ataupun mahasiswa. Metode pengajarannya termasuk penelitian. Pekerjaan seorang pengajar ilmu politik bisa merupakan kombinasi antara mengajar dan meneliti.
Penulis Perjalanan
Menulis buku atau artikel yang mengisahkan dan melaporkan kisah perjalanan (travel), suatu tempat, atau orang-orang yang berada di berbagai tempat di dunia untuk dipublikasikan melalui berbagai macam format media; buku, majalah, internet dll. Tulisan tersebut bersifat informatif, dengan bahasan antara lain, cara menuju ke sana, seni dan budaya setempat, rekomendasi, tips, serta informasi gaya hidup yang berkaitan dengan perjalanan tersebut. Tujuannya, agar pembaca seperti ikut berpergian.
Sosiolog
Mempelajari perilaku masyarakat dan sosial dengan memeriksa kelompok dan lembaga-lembaga sosial yang membentuk orang, serta berbagai organisasi sosial, agama, politik, dan bisnis. Dapat mempelajari perilaku dan interaksi kelompok, menelusuri asal dan pertumbuhan mereka, dan menganalisis pengaruh dari kegiatan kelompok pada anggota individu.
Teknisi Museum dan Konservator
Memulihkan, menjaga, atau mempersiapkan objek dalam koleksi museum untuk penyimpanan, penelitian, atau pameran. Dapat bekerja dengan sampel seperti fosil, bagian kerangka, atau botani; atau artefak, tekstil, atau seni.
Kurator Seni
Bekerja mengawasi dan mengelola koleksi atau benda-benda di museum seni atau museum sejarah. Seorang kurator juga bisa melakukan pembelajaran, penelitian, atau kegiatan pelayanan publik. Secara luas, kurator tidak hanya bekerja di museum, tetapi bisa juga di kebun binatang, akuarium publik, taman botani, dan tempat-tempat bersejarah.
Blogger
Seseorang / sekelompok orang yang menulis blog. Blog merupakan online journal di mana si penulis bisa berbagi ide, pemikiran, keahlian, serta minatnya. Tema sebuah blog bisa beraneka macam, seperti fashion, film/dunia hiburan, olahraga, kesehatan, perjalanan, dan lain sebagainya. Seorang blogger bisa memiliki media/aktivitas lain untuk menunjang blognya, seperti media sosial dan vlog. Biasanya bekerja secara indepen/freelance.