Menu

Universitas Jenderal Soedirman

Universitas Jenderal Soedirman

Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) adalah sebuah perguruan tinggi negeri di Indonesia yang terletak di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Universitas ini berdiri pada tanggal 23 September 1963. Nama Jenderal Soedirman sendiri, diambil dari Panglima Besar Jenderal Soedirman yang merupakan pahlawan nasional, untuk mengenang jasa-jasanya pada nusa, bangsa, dan negara. Unsoed merupakan universitas tertua kedua di Jawa Tengah setelah Universitas Diponegoro, sekaligus menjadi salah satu universitas bergengsi di Indonesia dengan jumlah peminat yang relatif tinggi dalam seleksi nasional setiap tahunnya.

Selengkapnya
Status

:

PTN
Biaya

:

Rp500.000 - Rp17.500.000 per Semester
Akreditasi

:

A
Lokasi

:

Kab. Banyumas, Jawa Tengah
Website

:

unsoed.ac.id

Universitas Jenderal Soedirman

Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) adalah sebuah perguruan tinggi negeri di Indonesia yang terletak di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Universitas ini berdiri pada tanggal 23 September 1963. Nama Jenderal Soedirman sendiri, diambil dari Panglima Besar Jenderal Soedirman yang merupakan pahlawan nasional, untuk mengenang jasa-jasanya pada nusa, bangsa, dan negara. Unsoed merupakan universitas tertua kedua di Jawa Tengah setelah Universitas Diponegoro, sekaligus menjadi salah satu universitas bergengsi di Indonesia dengan jumlah peminat yang relatif tinggi dalam seleksi nasional setiap tahunnya.

Selengkapnya
Status

:

PTN
Biaya

:

Rp500.000 - Rp17.500.000 per Semester
Akreditasi

:

A
Location

:

Kab. Banyumas, Jawa Tengah
Website

Sejarah Universitas

Keresidenan Banyumas merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang menjadi tempat dinamika sosial, politik, dan kebudayaan sejak masa kolonial hingga awal kemerdekaan, terutama di kawasan Jawa Tengah. Sayangnya, hal ini tidak sejalan dengan kondisi masyarakat Keresidenan Banyumas yang tidak mempunyai pusat pendidikan tinggi berkualitas dan bergengsi di Indonesia. Mereka masih mengandalkan perguruan tinggi di kota lain, seperti UGM di Yogyakarta, Undip di Semarang, dan UI di Jakarta.

Adanya isu ini, masyarakat Banyumas, terutama para tokoh Nasional, berinisiatif untuk mendirikan sebuah perguruan tinggi negeri, agar calon mahasiswa bisa mengenyam pendidikan sarjana di wilayah Banyumas. Hingga akhirnya, Jajasan Pembina Universitas Djenderal Sudirman resmi berdiri dengan Akta Notaris No. 32 tanggal 20 November 1961 di Yogyakarta. Kemudian, yayasan ini berusaha mewujudkan berdirinya sebuah universitas. Dengan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 195 pada tanggal 23 September 1963, secara resmi didirikan Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), yang ditandatangani oleh Presiden Soekarno.

Pendirian Universitas Jenderal Soedirman dimulai dengan dibentuknya tiga fakultas pendiri, yaitu Fakultas Pertanian, Fakultas Biologi, dan Fakultas Ekonomi. Pada tahun 1966, didirikan Fakultas Peternakan, dan beberapa tahun setelahnya, didirikan Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Ekonomi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan, Fakultas Sains & Teknik, hingga menghadirkan program pendidikan Diploma dan Pascasarjana.

Kini, UNSOED menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang diakui dunia, dan menjadi pusat pengembangan sumberdaya perdesaan dan kearifan lokal. UNSOED juga masih terus mengembangkan kerja sama dengan perguruan tinggi lain, kalangan pebisnis, masyarakat, serta pemerintah pusat dan daerah. Tujuannya, untuk meningkatkan peran dan aktualisasinya dengan mengembangkan potensi yang ada, sehingga manfaat dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi pun dapat dirasakan oleh banyak pihak.
Selengkapnya
Keresidenan Banyumas merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang menjadi tempat dinamika sosial, politik, dan kebudayaan sejak masa kolonial hingga awal kemerdekaan, terutama di kawasan Jawa Tengah. Sayangnya, hal ini tidak sejalan dengan kondisi masyarakat Keresidenan Banyumas yang tidak mempunyai pusat pendidikan tinggi berkualitas dan bergengsi di Indonesia. Mereka masih mengandalkan perguruan tinggi di kota lain, seperti UGM di Yogyakarta, Undip di Semarang, dan UI di Jakarta.

Adanya isu ini, masyarakat Banyumas, terutama para tokoh Nasional, berinisiatif untuk mendirikan sebuah perguruan tinggi negeri, agar calon mahasiswa bisa mengenyam pendidikan sarjana di wilayah Banyumas. Hingga akhirnya, Jajasan Pembina Universitas Djenderal Sudirman resmi berdiri dengan Akta Notaris No. 32 tanggal 20 November 1961 di Yogyakarta. Kemudian, yayasan ini berusaha mewujudkan berdirinya sebuah universitas. Dengan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 195 pada tanggal 23 September 1963, secara resmi didirikan Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), yang ditandatangani oleh Presiden Soekarno.

Pendirian Universitas Jenderal Soedirman dimulai dengan dibentuknya tiga fakultas pendiri, yaitu Fakultas Pertanian, Fakultas Biologi, dan Fakultas Ekonomi. Pada tahun 1966, didirikan Fakultas Peternakan, dan beberapa tahun setelahnya, didirikan Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Ekonomi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan, Fakultas Sains & Teknik, hingga menghadirkan program pendidikan Diploma dan Pascasarjana.

Kini, UNSOED menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang diakui dunia, dan menjadi pusat pengembangan sumberdaya perdesaan dan kearifan lokal. UNSOED juga masih terus mengembangkan kerja sama dengan perguruan tinggi lain, kalangan pebisnis, masyarakat, serta pemerintah pusat dan daerah. Tujuannya, untuk meningkatkan peran dan aktualisasinya dengan mengembangkan potensi yang ada, sehingga manfaat dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi pun dapat dirasakan oleh banyak pihak.
Selengkapnya

Visi

UNSOED dalam pengembangannya akan mewujudkan visi yang telah dirumuskan untuk diwujudkan pada tahun 2034 yaitu “Diakui dunia sebagai pusat pengembangan sumberdaya perdesaan dan kearifan lokal".
Selengkapnya

Misi

1. Menyelenggarakan pembelajaran berkualitas tinggi untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter, berkualitas, dan berdaya saing tinggi.
2. Mengembangkan penelitian dan inovasi unggul untuk pengembangan ilmu dan peningkatan daya saing bangsa.
3. Mengembangkan program pemberdayaan masyarakat dan transfer teknologi berkualitas tinggi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
4. Meningkatkan kualitas kerjasama dengan mitra untuk meningkatkan kemandirian dan partisipasi institusi pada pengembangan masyarakat.
5. Mengembangkan tatapamong universitas yang baik.
Selengkapnya

Fakultas

Fakultas Ilmu Budaya

Sastra Indonesia

Sastra Inggris

Sastra Jepang

Pendidikan Bahasa Indonesia

Pendidikan Bahasa Inggris

Bahasa Mandarin

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Manajemen Sumberdaya Perairan

Akuakultur

Ilmu Kelautan

Budi Daya Ikan

Fakultas Kedokteran

Pendidikan Dokter

Kedokteran Gigi

Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

Kesehatan Masyarakat

Keperawatan

Farmasi

Ilmu Gizi

Pendidikan Jasmani

Selengkapnya

Jalur Pendaftaran

1. SNBP

2. UTBK-SNBT

3. Seleksi Mandiri

Cari tau peluangmu lewat Tryout ruanguji!

Tryout UTBK 2022 Flexi Episode 32
Sedang berlangsung

Tryout UTBK 2022 Flexi Episode 32

Tryout UTBK 2022 Flexi Episode 31
Sedang berlangsung

Tryout UTBK 2022 Flexi Episode 31

Ruangguru HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

  • Brain Academy Online
  • English AcademyBaru
  • Skill Academy
  • Ruangkerja

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

info@ruangguru.com

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2024 Ruangguru. All Rights Reserved