Soal 10 Drill Soal TKA Sejarah Paket 3
Tentang Soal 10 Drill Soal TKA Sejarah Paket 3
(Transkrip dibuat secara otomatis - Klik "Laporkan" jika ada yang tidak sesuai) Halo champions, welcome to ruang belajar. Halo nama kakak-kakak Risa sebagai master teacher sejarah yang akan menemani teman-teman dalam membahas soal-soal tes kemampuan akademik sejarah. Yuk sekarang kita lanjutin soal yang ke-10. Sudah siap teman-teman?
Sekarang kita baca bersama-sama.
Pada awal abad ke-20, pemerintah kolonial Belanda meluncurkan kebijakan politik etis sebagai bentuk balas budi atas penderitaan rakyat akibat sistem tanam paksa.
Kebijakan ini berfokus pada tiga bidang utama yaitu ada irigasi, pendidikan, dan perpindahan penduduk atau emigrasi dengan tujuan meningkatkan tarap hidup masyarakat pribumi.
Salah satu dampak penting dari politik etis adalah munculnya kesadaran baru di kalangan masyarakat Indonesia. Dampak manakah yang paling besar pengaruhnya terhadap lahirnya gerakan nasional? Jawabannya ada A, B, C, D, atau E.
Yaitu? Jawabannya adalah yang B. Munculnya kelompok sosial baru dari kalangan pribumi yang memperoleh pendidikan ala barat.
Nah, jika kita perhatikan ya teman-teman di pertanyaan ini, ini ada namanya politik etis. Politik etis itu ada akibat dari sistem tanam paksa. Nah, di sini politik etis itu artinya adalah politik balas budi di mana ada tiga bidang utama.
Ada irigasi, pengairan, kemudian ada edukasi yaitu pendidikan, dan yang terakhir ada perpindahan penduduk atau emigrasi. Nah, dari ketiga bidang utama ini ternyata ada dampak yang paling besar pengaruhnya terhadap lahirnya gerakan nasional.
Yaitu munculnya kaum cendikiawan atau kaum terpelajar. Nah, munculnya kelompok sosial baru di kalangan pribumi ini adalah kaum cendikiawan.
Kaum cendikiawan atau bisa kita sebut adalah kaum terpelajar. Nah, ini adalah orang-orang yang bersekolah pada masa kolonial Belanda.
Nah, pada masa kolonial Belanda, orang-orang pribumi itu tidak semuanya bisa bersekolah. Hanya orang-orang yang keturunan bangsawan, yang berdarah biru, yang bisa bersekolah.
Nah, karena orang-orang cendikiawan ini muncul, ini menjadi dampak yang besar dari lahirnya pergerakan nasional, karena perlawanannya tidak lagi menggunakan senjata, tapi melainkan dengan organisasi.
Nah, salah satu contoh dari organisasi pergerakan nasional itu ada Budi Utomo.
Masuk/daftar akun dan berlangganan untuk akses konten lengkapnya, ya!
Selanjutnya
Soal 11 Drill Soal TKA Sejarah Paket 3
